Senin pagi selalu membawa semangat baru di lingkungan SLB Negeri Salatiga. Pada Senin pekan kedua ini, kegiatan sekolah diawali dengan rutinitas yang menghangatkan hati: implementasi budaya Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun . Di area gerbang sekolah, bapak dan ibu guru telah bersiap menyambut kedatangan peserta didik dengan senyuman dan sapaan hangat. Tradisi penyambutan ini bukan sekadar rutinitas pagi, melainkan langkah awal yang edukatif untuk membangun rasa aman, nyaman, dan kesiapan belajar bagi anak-anak hebat SLB Negeri Salatiga sebelum mereka memasuki ruang kelas.

Setelah prosesi penyambutan yang penuh keakraban, seluruh warga sekolah bersiap melaksanakan Upacara Bendera. Para peserta didik kembali menunjukkan dedikasi yang luar biasa. Rangkaian upacara berjalan dengan sangat disiplin, tertib, dan khidmat, membuktikan bahwa peserta didik SLB Negeri Salatiga memiliki kapasitas yang sangat baik dalam mengikuti tata tertib dan menumbuhkan rasa nasionalisme.

Bertindak sebagai Pembina Upacara pada kesempatan kali ini adalah Ibu Ika Rahmawati,S.Pd. Dalam amanatnya yang berbobot dan menginspirasi, beliau memfokuskan pesan pada pentingnya penerapan “Disiplin Positif”. Pendekatan disiplin positif ini ditekankan untuk menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab dari dalam diri siswa, bukan sekadar kepatuhan karena aturan semata.

Lebih lanjut, Ibu Ika juga memberikan apresiasi khusus kepada para petugas upacara yang telah menjalankan tugasnya dengan sangat baik. “Penampilan para petugas hari ini sudah bagus, namun mari kita jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus ditingkatkan kembali di masa mendatang,” pesan beliau. Amanat ini memberikan evaluasi yang membangun sekaligus memotivasi siswa untuk terus mengembangkan potensi diri mereka.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan Senin pagi, seluruh peserta didik dan dewan guru melakukan tradisi bersalam-salaman. Momen kebersamaan ini menjadi jembatan penguat ikatan emosional antara pendidik dan peserta didik. Melalui konsistensi kegiatan seperti penyambutan pagi hingga salam penutup, SLB Negeri Salatiga terus berkomitmen merawat budaya positif, menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, dan membentuk karakter unggul bagi setiap siswanya yang berintegritas.

← Artikel Sebelumnya [HARI KE-1] MPLS RAMAH SLB NEGERI SALATIGA : AWAL BARU YANG PENUH SEMANGAT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *