SALATIGA – Sebagai salah satu institusi rujukan pendidikan khusus, SLB Negeri Salatiga menerima kunjungan field trip dari mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) jurusan Teologi. Kegiatan yang berlangsung penuh antusiasme ini bertujuan untuk menambah wawasan serta meningkatkan pemahaman para mahasiswa mengenai pendidikan etika, khususnya bagi insan dengan disabilitas.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan hangat dari Kepala SLB Negeri Salatiga, Tawar, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyambut baik inisiatif kolaborasi akademis ini. “Kami menyambut hangat kedatangan rekan-rekan mahasiswa dan berterima kasih sudah menjadikan SLB Negeri Salatiga sebagai tujuan pembelajaran,” ungkapnya.

Apresiasi senada turut disampaikan oleh Pdt. Irene Ludji, MAR., Ph.D., selaku dosen pengampu mata kuliah. Beliau merasa bersyukur atas keterbukaan dan penyambutan dari pihak sekolah. “Kami sangat berterima kasih karena sudah diizinkan untuk belajar dan bertemu langsung dengan anak-anak serta bapak/ibu guru yang berada di SLB Negeri Salatiga,” tutur Pdt. Irene.

Memasuki sesi akademik inti, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Reni Setiawati, S.Pd., memberikan pemaparan komprehensif. Beliau menjelaskan profil SLB Negeri Salatiga, struktur kurikulum yang diterapkan, serta memberikan pemahaman mendalam mengenai berbagai macam hambatan yang dialami peserta didik. Materi ini menjadi fondasi awal yang penting bagi mahasiswa untuk memahami ekosistem sekolah luar biasa secara riil.

Sesi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi kedua oleh Hastien Chandraningrum, S.Pd., M.Pd. Fokus pembahasan mengerucut pada implementasi etika sosial dan berbagai macam praktik yang dijalankan di lingkungan SLB Negeri Salatiga. Pemaparan ini menjawab secara langsung tujuan utama dari field trip mahasiswa Teologi tersebut.

Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan sangat lancar. Antusiasme peserta terlihat jelas saat sesi tanya jawab yang berlangsung intens dan dua arah. Interaksi ini tidak hanya melibatkan mahasiswa dan guru, tetapi juga peserta didik SLB Negeri Salatiga yang turut diajak berpartisipasi dalam acara. Kunjungan ini diharapkan dapat terus menjembatani pemahaman akademis dengan realitas inklusivitas di masyarakat.

← Artikel Sebelumnya Membangun Karakter Melalui Disiplin Positif: Semangat Pagi di SLB Negeri Salatiga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *